|
Concept of Photography
Anda dapat bebas membaca tulisan ini dan melihat foto-foto yang ada di website ini. Apabila anda berniat menyebarluaskan tulisan ini untuk tujuan apapun, saya harapkan anda membaca halaman ini terlebih dahulu. Terima kasih.
=====
Tulisan ini diambil dari thread....
Photography (the concept)
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=92989
=====
fotografi basicly controling lights. light will be your friend and enemy.
cahaya, direkam oleh sebuah campuran kimia yang peka cahaya. campuran ini ditaro di lembaran plastik (sehingga jadi film) dan lembaran kertas (jadi kertas foto). in case for digital, campuran ini diganti oleh sensor2 yang juga peka cahaya. sensor2 ini yang merubah cahaya menjadi sinyal-sinyal listrik sehingga bisa diproses menjadi sebuah file gambar.
ASA, ISO dan DIN adalah tingkat kesensitifan campuran tersebut. makin besar angka ASA, makin sensitif campuran (film) tersebut. konsekuensinya, butiran2 zat kimia di film semakin terlihat. makanya, untuk detil yang banyak, biasanya dipakai ASA yang rendah (ASA 100). tapi, teknologi film sekarang udah maju banget, sehingga ASA 400 sudah hampir tidak terlihat perbedaannya dengan ASA 100.
Di teknologi digital pun memakai sistem ASA atau ISO ini. semakin tinggi ASA yang dipakai, sensor cahayanya dibuat semakin sensistif. resikonya, semakin sensitif sensornya, maka semakin banyak "kesalahan hitung" dari sensor tersebut dalam merubah cahaya menjadi sebuah file. kesalahan hitung ini disebut 'noise'.
terdapat 2 cara untuk mengontrol cahaya. yaitu dengan kecepatan rana (shutter speed) dan appeture (diafragma).
apperture, biasanya dikontrol di lensa. satuannya f/. makin besar angkanya, semakin kecil bukaan yang ada di lensa. semakin kecil bukaan lensa, semakin sedikit cahaya yang bisa lewat.
shutter speed biasanya dikontrol di bodi kamera. satuannya adalah 1/x s. jadi, dengan angka 60, maka artinya shutter akan terbuka selama 1/60 s (1/60 detik). sehingga, makin besar angkanya, shutter semakin cepat shutter terbuka dan tertutup kembali (speed 1000 artinya shutter terbuka dan tertutup kembali selama 1/1000 detik).
ASA, appeture dan speed dihubungkan dengan alat yang namanya light meter. kita tentukan ASA pada kamera (untuk kamera auto, udah ndak perlu set ASA lagi), tekan trigger setengah untuk meng-aktifkan light meter, akan ketahuan kombinasi apperture dan speed yang digunakan sekarang ini akan menghasilkan foto yang "under" atau "over".
tergantung dengan keinginan, kita ubah apperture (atau speed... hanya salah satu aja yang di ubah), untuk mendapatkan cahaya yang "pas".
Ngomong-ngomong....
Kalau tulisan ini dapat membantu anda seperti buku atau workshop dan kursus yang perlu anda ikuti, maka anda dapat ikut membantu saya untuk terus mendukung saya dan website saya ini. klik di sini.
Terima Kasih banyak!
Madia
www.mk-photography.biz
|