|
Another Writing About Monitor Calibration
Kursus Basic Photography

Informasi lengkap dapat dilihat di sini
Anda dapat bebas membaca tulisan ini dan melihat foto-foto yang ada di website ini. Apabila anda berniat menyebarluaskan tulisan ini untuk tujuan apapun, saya harapkan anda membaca halaman ini terlebih dahulu. Terima kasih.
=====
ngomongin tentang colour yah???
agak2 rumit nih... soalnya udah nyangkut2 dengan cetak mencetak dan standarisasi....
anyway.... here goes....
di dunia design, fotografi dan percetakan, keserasian warna amatlah penting. dan dari colour range yang ada.... kemungkinan warna yang dihasilkan bisa dibilang.... tidak terhingga.
sebenernya, warna itu terbentuk dari 3 warna dasar, red-green-blue. kemudian kita kenal dengan RGB.
nah, dari kombinasi warna2 dasar ini.... berapa banyak red, berapa banyak green, dan berapa banyak blue.... menghasilkan warna2 yang ada di dunia ini. khusus untuk digital, cuma ada 256 tingkatan ditiap-tiap warna dasar tersebut. tingkatan-tingkatan itu ditunjukkan dengan angka 0 (nol) hingga 255. sebagai contoh, untuk warna hijau pekat saja, maka kode digital untuk RGB-nya adalah 0,255,0; artinya 0 untuk warna merah, 255 untuk warna hijau, dan 0 untuk warna biru.
tapi, di dunia percetakan kombinasi RGB aja ternyata ngak cukup. maka diciptakanlah 'standar' baru, yaitu CMYk. Cyan-Magenta-Yellow-Black.
CMYK ini yang sering dipake untuk standar percetakan. sama seperti RGB... di CMYK, dipakai berapa banyak cyan, berapa banyak magenta, berapa banyak yellow dan berapa banyak black untuk mendapatkan warna yang diinginkan....
pada umumnya, percetakan memakai standar ini.
tapi, akhir2 ini, denger2... CMYK aja ngak cukup.... ditambah satu warna lagi (gue ngak tahu apa....). trus malah, ada yang nambah 1 warna lagi dari 5 warna yang udah ada.... jadi kombinasinya adalah 6 warna dasar. atau, kalau memang diperlukan, dalam mencetak sebuah materi, terkadang dipakai CMYK dan 1 atau 2 special colour.
itu standar percetakan.
dan ada perusahaan yang kerjaannya, nyetak contoh kombinasi2 dari warna2 standar ini. perusahaannya namanya pantone.... dan pantone ini bahkan bisa dibilang jadi standar warna yang berlaku di dunia design. (bukunya mahalnya setengah mati )
nah.... monitor kita gimana??
ini yang repot. setiap monitor punya karakteristik masing2. tidak akan ada 2 monitor yang sama persis karakteristiknya. bahkan dari merk dan tipe yang sama. karena karakteristiknya beda2.... maka tiap2 monitor ngeluarin warna yang beda2... walopun settingannya sama.
tapi, mau ngak mau, kita pake monitor untuk dijadiin output sementara image2 kita.
jadi, kita perlu bikin monitor kita standar, supaya merah yang diliat di monitor kita, akan sama dengan merah yang dikeluarin oleh printer kita, akan sama dengan merah yang dikeluarin oleh percetakan, dan akan sama dengan merah yang dikeluarin oleh alat output yang sudah terkalibrasi dimana pun di dunia ini.
dipakailah alat2 dan software2 untuk bikin warna standar. prosesnya namanya kalibrasi monitor.
pada dasarnya, proses yang terjadi adalah ada sebuah alat yang mengukur output dari monitor kita trus software2 yang ikut sama alat itu akan menghasil sebuah file yang namanya 'color profile'. file ini yang dipakai oleh operating system kita (windows, atau mac os) untuk dijadikan patokan, gimana monitor kita mengeluarkan sebuah warna.
karena ada alatnya sendiri yang ngukur keluarnya warna... hasil kalibrasinya pasti persis sama.
apesnya, alat itu kan mahal..... jadi, kita2 ini ngak (atau belum??) mampu untuk beli alat seperti itu.
jadi, terpaksa kita pake cara murah.... hmm... caranya murah, alatnya lebih mahal lagi.... mata kita!!
kalo kita install adobe photoshop... di control panel, pasti ada icon tambahan... adobe gamma setting. kita klik itu... dan ikutin step2nya.... monitor kita akan terkalibrasi... minimal... mendekati.

cara yang paling mudah adalah, ngebuat contras di monitor kita di yang paling atas (paling kontras). trus, brightness-nya di turunin sampe mata kita ngerasa warnanya pas. gimana pasnya.... well... di atas kan ada grid2 warna dari yang paling item sampe yang paling putih. nah... di set brightness-nya sampe warna item yang kedua, tepat terlihat batasnya, tapi tidak menyatu.
itu adalah proses kalibrasi warna.... secara sederhana.
karena kita masih belum ngomongin color gamut, color temprature dan lain2 (yang mana gue juga masih belum terlalu ngerti )
yang paling seru adalah.....
mata kita pun perlu di kalibrasi!!!
caranya.... ya sering2 liat ke monitor yang terkalibrasi. dan membiasakan melihat middle grey (abu2 tengah).
di fotografi dikenal istilah middle gray... yaitu warna abu2 yang secara standard dinyatakan sebagai warna abu2 yang paling tengah2... diantara putih yang no detail dan hitam yang no detail. abu2 yang pas di tengah2 langkah dari putih bersih ke hitam pekat.
makanya di desktop gue, gue suka pake gambar ini
-------------
Setelah monitor terkalibrasi, bukan berarti output kita pasti sama loh. setelah monitor kita terkalibrasi, yang terjamin adalah output kita itu pasti sama di alat output yang juga sudah dikalibrasi. kalo printer kita belum dikalibrasi, ya output-nya juga bisa ngaco.
makanya di tempat cetak foto yang bagus, biasanya mereka mengkalibrasi mesin cetak mereka SETIAP kali ganti kertas. karena karakter dari tiap2 kertas juga beda2. makanya mesinnya harus dikalibrasi setiap kali ganti roll paper.
Ngomong-ngomong....
Kalau tulisan ini dapat membantu anda seperti buku atau workshop dan kursus yang perlu anda ikuti, maka anda dapat ikut membantu saya untuk ikutan kursus saya.
Terima Kasih banyak!
Madia
www.mk-photography.biz
|