MK-Photography Home
 

Komentar: Ukuran Frame

Anda dapat bebas membaca tulisan ini dan melihat foto-foto yang ada di website ini. Apabila anda berniat menyebarluaskan tulisan ini untuk tujuan apapun, saya harapkan anda membaca halaman ini terlebih dahulu. Terima kasih.

=====

di bikin bingung aaahhh......

ukuran frame film seluloid yang biasa dipake untuk still photography adalah 24mm x 36mm

ukuran frame ini, dapetnya dari dua kali framenya yang dipake untuk motion picture (movie), yang ukuran framenya 18mm x 24mm.

makanya, ukuran frame still photography yang 24mm x 36mm jaman dulunya dikenal dengan "double frame".

tapi, dengan semakin standardnya ukuran 24mm x 36mm, maka "double frame" ini... menjadi ukuran standard "full frame" untuk still photography.

memangnya ada ukuran lain?? jelas ada.... sistem APS pernah keluar... tapi ngak dapet momentumnya...

-------
begitu kamera digital keluar.... ukuran sensor TIDAK ADA yang standard. tapi umumnya sih dibandingin sama ukuran 'standard' film seluloid... yang 24mm x 36mm.

nikon punya ukuran sensor yang standard. ukurannya 16mm x 24mm. ukuran ini dikasih nama ukuran DX. banyak orang yang nyebutnya "half frame"... karena ukurannya kira2 1/2 dari ukuran standard frame film seluloid.

canon ngak ada yang standard. tapi, untuk kamera2 top of the line mereka, canon tetep pake ukuran sensor yang sama dengan ukuran frame film seluloid, 24mm x 36mm (dua kalinya nikon). ini kemudian dikenal juga dengan "full frame".

---------
DX

plusnya:
- crop factor 1.5x
artinya semua lensa ukurannya dikaliin 1.5 kali.... lensa 50mm, karena ada crop factor 1.5x, maka seolah-olah menjadi lensa 75mm. keren banget untuk yang suka sama lensa2 tele.....
- murah
bikin sensornya lebih mudah... lebih murah... sehingga harga kameranya bisa lebih murah.
- simple
keliatannya, ngebikin lensa untuk DX lebih simpel ketimbang ngebikin lensa untuk ukuran "full frame". akibatnya, nikon bisa ngebikin lensa dengan rentang yang lebar.... ditambah VR... tapi tetep aja murah (baca: 18-200mm DX VR ED)
- irit batre
karena sensornya kecil, nyedot batrenya ngak terlalu banyak, batretnya bisa lebih irit ketimbang ukuran sensor yang lebih gede.

minusnya:
- sempit
semakin banyak Mega Pixel (MP) ditaro di ukuran yang sama (16mm x 24mm), semakin kecil ukuran fisik dari tiap2 sensor.
- noise
gara2 ukuran fisik tiap2 sensor makin kecil, kemungkinan noise makin tinggi.
- dynamic range
lagi2, gara2 ukuran fisik tiap2 sensor makin kecil, rentang cahaya yang bisa ditangkep oleh sensor menjadi semakin sempit.

--------
full frame

plusnya:
kebalikan dari minusnya DX

minusnya:
kebalikan dari plusnya DX

-------
nikon sendiri rasanya udah pusing sama ukuran DX ini.

memang sih... 18-200mm VR laku keras.... D70 dan D80 dan D200 cukup laku.... tapi, setelah ini... apa?? nikon mulai pusing menempatkan lebih dari 10MP di ukuran sensor mereka yang relatif 'kecil'. noise dari D200 sudah mulai banyak di 'complain' oleh forum2 di internet. dan kalo nikon mau ikut ngembangin teknologi sensor, logikanya, mereka mau ngak mau perlu ngegedein ukuran fisik sensor mereka. meninggalkan sistem DX yang sudah mereka kembangkan dalam beberapa tahun belakangan ini.

untuk hobi dan keperluan profesional jurnalistik, 10MP memang jauh lebih dari cukup. tapi, dengan ukuran fisik sensor yang besar, Canon dapat ngerapetin lebih banyak pixel dalam sensor mereka ketimbang nikon. kontrol noise-nya pun juga lebih baik. makanya keliatannya canon malah ngincer pasar profesional studio dan bersaing dengan digital back (yang ukuran sensornya lebih besar lagi dari sensornya canon). karena ukuran sensor yang lebih besar, dan teknologi yang lebih tinggi, maka harga digital back amat sangat mahal sekali. sedangkan canon menawarkan 12 MP (lebih dari cukup untuk pekerjaan profesional) dengan harga yang relatif jauh lebih murah ketimbang digital back. makanya para profesional studio mulai banyak yang beralih ke canon yang high-end.... 1Ds Mk II.

PhaseONE sendiri berencana ngeluarin 50MP.... tapi... ujung2nya... untuk apa pixel sebanyak itu?? toh pada akhirnya, lensanya sendiri yang 'nyerah' ngak bisa ngeluarin gambar setajem apa yang bisa ditangkep oleh 50MP....

so?? kesimpulannya?? ngak ada... ini kan cuma pengetahuan umum aja...

6MP DX dari D70 udah amat sangat cukup buat keperluan gue.
yang ngak cukup adalah tombol2 aksesnya yang 'kurang banyak' hehehehe...
makanya gue mulai mikir-mikir untuk beli D200....

-------
lalu setelah ini apa?? sekarang ini, teknologinya sudah ditekan hingga hampir matang. 10MP sudah mulai menjadi 'standar' baru. seperti kejar2an teknologinya henpon beberapa waktu yang lalu, yang setiap vendor kejar2an membuat ukuran henpon menjadi amat kecil.

pada akhirnya, bisa kita lihat sendiri. ukuran fisik henpon sekarang ini sudah bisa dikatakan 'standard'. setiap vendor sudah mengetahui ukuran minimal (dan maksimal) dari gadget ini. lebih kecil dari tangan kita, justru malah nyusahin ketika ngetik sms atau nomer telpon. terlalu besar, 'tidak cukup' di kantong kita. fiturnya pun ujung2nya seperti itu2 saja. 'standar' baru dalam ukuran dan fitur henpon sudah terbentuk. teknologinya sudah matang.

dan teknologi digital-slr sudah mulai terasa akan sampai pada titik ini. semakin sering perusahaan digital-slr ini mengeluarkan produk, semakin industri dan konsumennya 'belajar' apa yang bisa dan tidak bisa bekerja di teknologi ini. sehingga semakin lama, kalau tidak ada 'gebrakan' teknologi yang baru lagi, teknologinya menjadi begitu matangnya sehingga vendor2 kamera pada dasarnya mengeluarkan produk yang sama... walaupun melalui proses desain yang berbeda.

Ngomong-ngomong....

Kalau tulisan ini dapat membantu anda seperti buku atau workshop dan kursus yang perlu anda ikuti, maka anda dapat ikut membantu saya untuk terus mendukung saya dan website saya ini. klik di sini.

Terima Kasih banyak!

Madia
www.mk-photography.biz